Kamis, 21 Desember 2017

Eksposisi

Manfaat Lain Belimbing Wuluh


Belimbing wuluh (averrhoa Bilimbi L) merupakan tumbuhan berbatang keras yang memiliki ketinggian 11 meter. Bisanya ditanam di tempat yang cukup mendapatkan sinar matahari. Belimbing wuluh adalah tanaman yang sebenarnya mudah tumbuh, tetapi sayang sekali saat ini sudah jarang orang yang menanam pohon ini. Ternyata belimbing wuluh memiliki manfaat yang sangat banyak. Manfaatnya yaitu bisa untuk kesehatan, untuk perawatan tubuh (kecantikan), bahkan memiliki manfaat khusus untuk membersihkan berbagai noda.
Zat yang terkandung didalam buah belimbing wuluh antara lain yaitu ada beberapa zat atau senyawa kimia antara lain asam sitrat, saponin, tanin, glukosid, kalsium oksalat, sulfur, asam formiat, peroksida, dan kalium sitrat. Belimbing wuluh ini memiliki kandungan vitamin C dan A. Dalam farmakologi Cina tanaman ini dikenal bisa menghilangkan rasa sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, dan peluruh kencing.
Kandungan di dalam belimbing wuluh bermanfaat bagi penderita diabetes. Di dalam belimbing wuluh terkandung senyawa saponin dan flavonoid, yang bermanfaat untuk membantu meningkatkan produksi zat insulin oleh pankreas, dan juga bermanfaat untuk memulihkan sel-sel pankreas yang mengalami kerusakan. Nutrisi pada belimbing wuluh yang mencakup protein, lemak, vitamin A, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin C, vitamin B1, kalium dan beberapa lainnya. Manfaat kandungan belimbing wuluh dapat membantu menjaga kesehatan dan kecerahan kulit tubuh
Walaupun dikenal memiliki banyak manfaat, namun banyak orang yang belum mengetahui, bahwa manfaat belimbing wuluh dapat diolah menjadi karbol yang ramah lingkungan. Belimbing wuluh dipercaya ampuh mengangkat noda membandel, dan membersihkan kerak dilantai. Bahkan sisa ampas dari pembuatan karbol tersebut dapat dimanfaatkan juga,  bisa digunakan sebagai pupuk organic.
Ampas pembuatan karbol kalau ingin diolah bisa menjadi scrub kulit yang bisa mengangkat sel-sel kulit mati, membuat kulit kusam dan kasar dapat terkikis sehingga kulit akan terasa lebih halus dan tampak cerah.

   Ternyata belimbing wuluh banyak sekali manfaat yang belum diketahui orang awam, selain bisa untuk perawatan tubuh dan juga kesehatan, belimbing wuluh dapat diolah menjadi karbol yang ramah lingkungan. Bahkan sisa ampas dari pembuatan karbol tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organic dan menjadi scurb kulit yang bisa mengangkat sel-sel mati.

3 Kunci Kiat Move on

 3 Kunci Kiat Move-on
You got me sipping on something
I can't compare to nothing
I've ever known, I'm hoping

That after this fever I'll survive
I know I'm acting a bit crazy
Strung out, a little bit hazy
Hand over heart, I'm praying
That I'm gonna make it out alive
(Heart Wants What It Wants - Selena Gomez)
Di zaman yang serba canggih saat ini, hati manusia nyatanya masih jauh terbelakang dengan penyakit yang “itu – itu saja.” Penyakit hati yang nyatanya masih jadi langganan perasaan kaum wanita usia tanggung sampai usia matang. Penyakit yang sering disepelekan namun nyatanya perlu perhatian penuh, yaitu  “depresi karena belum bisa Move on.”
Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Philosophical Transactions of the Royal Society B, yang saya baca dari artikel berjudul 5 penjelasan ilmiah kita baru bisa move on setelah 3 bulan di Line Today, jika terlalu lama larut dalam perasaan duka setelah patah hati, maka otak menunjukkan gejala persis seperti seseorang mengalami depresi.
            Orang - orang yang depresi karena hal ini mengganggap sudah melakukan segala hal terbaik semaksimal mungkin. Padahal nyatanya, mereka hanya mengutuk satu sisi yang salah sambil memaksa diri untuk lupa setiap harinya, tanpa melakukan pergerakan apapun untuk mengubah situasi lalu terus–menerus diam melalui perasaan berat, sulit, dan rumit dalam mengatasi Move on dari masa lalunya. Terutama, masa lalu terkait perasaan yang harus kandas, atau terpaksa diakhiri.

            Move on sesungguhnya, bukanlah persoalan tentang melupakan setelah semuanya berakhir. Mengapa demikian ? Sebab, semakin hati memaksa untuk melupakan, memori akan terus mengingatkan segalanya. Semua memori “kenangan” akan selalu berhasil membuat pikiran lalu, perasaan kita berhasil kembali fokus mengingatnya. Sehingga, jurus “melupakan” dalam bagian Move on kerap tidak berhasil melainkan mendatangkan masalah – masalah baru.

            Menurut catatan hati pribadi, dan teman wanita lainnya yang terjebak dalam perkara Move on  yang tak berhujung. Saya bisa dikategorikan seseorang yang susah Move on. Hal ini dikarenakan perasaan yang terus menyalahkan diri, menyudutkan saya pada posisi penyebab kandasnya hubungan saya. Semestapun seakan ikut menuduh saya salah dengan mengingatkan “dia” melalui jalan yang biasa kami lalui, tempat-tempat yang sering kami kunjungi, serta beragam cuaca alam yang lagi – lagi malah membuat saya semakin merindu dalam kehampaan. Sampai ungkapan yang berbunyi “Jika sakit karena jatuh cinta, maka mulailah kembali membangun cinta. Hati yang baru akan membawamu lupa akan masa lalumu” berulang kali kubaca, kucoba dan alhasil ? tidak berpengaruh sedikitpun. Rasaku masih sanggup mengenangnya dibandingkan harus melupakannya. Saya malah semakin menyalahkan diri saya yang ternyata tidak mampu membuka hati saya lagi, karena takut saat kembali mengingat hubungan terakhir yang menyakitkan.

            Hingga akhirnya saya tersadar, bukan hanya waktu yang harus saya sisihkan saat belajar melupakan. Melainkan proses yang harus saya lalui dengan berbagai cara, tak sekedar diam pasrah menghabiskan waktu sambil terus - menerus meratapi penyesalan. Dari semua bagian yang saya lalui kini, saya menemukan cara [r4] Move on dengan mengalihkan semua pikiran saya tentang “dia” yaapss, berusaha terus mengalihkan bukan melupakan.

            Cara yang pertama adalah dengan mendekatkan diri saya kepada Tuhan. Sebagaimana hati milikNya, maka saya panjatkan ribuan mantra untuk dikuatkan hati, dipermudah melalui hari ini, serta dilapangkan jiwa menerima segala hal menyakitkan. Saya sebutkan berkali-kali aamiin tanpa lelah.
            Yang kedua, saya tetap membiarkan segala pikiran tentang dia berlalu di ingatan saya, namun jangan sampai memasuki perasaan saya kembali. Setiap hal itu datang, saya akan segera menyibukkan diri saya dengan apapun, saya mulai melakukan hal-hal yang saya tidak sempat lakukan saat menjadi miliknya. Misalnya, kumpul kembali bersama teman-teman tanpa membahas apapun lagi tentang dia.  Dan tentunya, lebih mendekatkan diri kepada keluarga yang kurang saya syukuri keberadaannya setelah merasa sempurna memilikinya.
            Yang ketiga, hal terakhir yang ternyata harus diutamakan adalah mengikhlaskannya. Ketika semua telah diikhlaskan maka sesakit apapun, seburuk apapun, segala hal yang mengingatkan kembali padanya akan tidak berpengaruh apapun. Hati akan lebih tenang setelahnya. Situasi akan berdamai kepadanya. Hidup akan menjadi lebih berwarna walau tanpanya.
            Setiap orang mungkin mempunya cara-cara berbeda dalam melupakan. Tapi saya pastikan, “mecoba mengalihkan lebih baik daripada memaksa melupakan”. Mulailah langkah kecilmu walaupun terasa berat, karena diam tanpa perubahan nyatanya lebih berat.
            Biarkan dia pada massanya, setiap massa ada kenangannya. Ingatlah sesekali untuk mengintropeksi bukan kembali menyalahkan diri atau menyesal. Karena alam akan selalu membawa kita pada masalah – masalah berkenaan dengan hati, agar kita terus belajar cara menghargai setiap yang ada, dan merelakan setiap kepergian yang akan datang. Teruntuk setiap hati yang pernah tersakiti. Biarkanlah luka itu tetap bersarang, namun jangan biarkan hidupmu berlalu dengan sia – sia.


Argumentasi


Keberadaan Transportasi Berbasis Online

Menurut (Doni Unair), Pengertian Transportasi online adalah salah satu bentuk dari penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang berjalan dengan mengikuti serta memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan (teknologi). Di Indonesia terdapat macam-macam jenis transportasi, ada transportasi darat, laut, dan udara. Melihat begitu pentingnya peran trasportasi dalam kehidupan sehari-hari muncullah trasportasi berbasis online. Namun, transportasi berbasis online menuai pro dan kontra. Mayoritas dari supir transportasi konvensional tidak menerima keberadaan transportasi berbasis online ini karena menganggap bahwa para konsumen beralih untuk memakai transportasi online. Transportasi berbasis online diciptakan dengan tujuan untuk mempermudah orang yang ingin berpergian, dan lebih memberikan rasa aman.
Tranportasi berbasis online diciptakan dengan tujuan untuk mempermudah orang yang ingin berpergian. Sebagai contoh mudah memesannya, efesien dan efektif, harganya pun terjangkau. Konsumen hanya tinggal memesan transportasi melalui aplikasi, layanan siap mengantar kemana pun sesuai tujuan. Menurut Anton yang diwawancara oleh Sindonews.com 2011 "Sejak ada taksi online saya semakin dimudahkan. Selain murah, untuk memesan taksi tinggal klik dan dijemput.”
Transportasi berbasis online lebih memberikan rasa aman karena di dalam aplikasi online terdapat informasi siapa supirnya, siapa penumpangnya, kemana arah dan tujuannya, dan terdapat fitur peta di dalam aplikasinya yang bisa melacak rute yang kita lewati. Jika terjadi sesuatu, ketinggalan barang misalnya, kita bisa menghubungi operator, atau supir transportasi online tersebut. Jika terjadi perampokan, perampasan, atau kejahatan lain yang dilakukan oleh supir kepada konsumen atau pun sebaliknya akan mudah bisa terlacak. Menurut Yudi yang diwawancara oleh Sindonews.com 2011 "Murah, saya bisa istirahat dalam perjalanan. Ya, jika dihitung-hitung lebih hemat dibandingkan kita pakai supir pribadi,  taksi online lebih nyaman dan aman.”

Para pelaku transportasi konvensional mulai merasa keberadaan transportasi online adalah sebuah ancaman. Mulai dari ancaman dari sisi ekonomi lantaran transportasi berbasis online dinilai mengurangi pendapatan transportasi konvensional, dan juga tidak ada aturan yang mengatur keberadaan  transportasi berbasis online tersebut, mayoritas pelaku transportasi konvensional menuntut pemerintah agar transportasi berbasis online segera dihapuskan.
Saya pribadi tidak setuju jika transportasi online dihapuskan. Kalau pelaku transportasi konvensional merasa dirugikan kenapa tidak beralih saja menjadi pelaku transportasi online. Kalau memang belum ada aturannya, saran saya pemerintah harus memberi respon dengan membuat aturan yang memuat dan mengatur transportasi model online ini. Jangan terlalu mengikuti kemauan transportasi konvensional saja.
Sebagian besar konsumen tidak setuju jika transportasi online dihapuskan, dan konsumen mengaku merasa diuntungkan dengan kehadiran transportasi berbasis online, karena transportasi berbasis online lebih efesien dan efektif, lebih memberikan rasa aman. 

Kamis, 09 November 2017

Narasi


BANJIR 2007

Hari ini, Selasa, tanggal 26 September 2017, aku sedang duduk di depan balkon rumahku menikmati hangatnya coklat panas di tengah dinginnya udara sore. Udara dingin ini disebabkan angin berhembus yang kencang dan hujan yang sedang mengguyur kota Tangsel setelah sekian lama tak pernah turun. Air di perumahan tempat aku tinggal mulai menggenang. Namun, tidak separah 10 tahun lalu.
            Pada saat itu terjadi bencana alam banjir 2007 menenggelamkan seluruh daerah ibu kota. Banjir 2007 terkenal dengan banjir yang sangat dasyat dari tahun-tahun sebelumnya. Banjir 2007 ini lebih luas dan lebih banyak memakan korban manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. Beberapa orang dinyatakan tewas selama 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit.
            Kejadian 10 tahun meninggalkan kenangan buruk di benak pikiran ku. Saat itu aku masih duduk di bangku SD. Hujan lebat yang berlangsung sejak sore hari tanggal 1 Februari hingga keesokan harinya tanggal 2 Februari. Namun, tidak menggoyahkan tekadku untuk datang ke sekolah, dengan diantar kakekku. Orangtua ku kerja, mereka berangkat pagi pulang malam aku tinggal Bersama kakek dan nenek ku.
            Pagi itu belum terjadi apa-apa, masih beraktivitas seperti biasa. Sekitar pukul 09.00 WIB, kami dipulangkan lebih awal, guru-guru di sana memberi intruksi agar tidak pulang dulu kalau belum dijemput. Ternyata alasan kami dipulangkan lebih awal karena tiba-tiba banjir datang. Sekolah ku terkena banjir namun, tidak separah di kawasan rumahku karena letaknya berada di jalan raya.  
Aku menunggu kakek ku sendirian, tiba-tiba tetangga ku datang menghampiri aku, dia mengajakku pulang bersamanya. Awalnya aku menolak, Karena disekolah semakin sepi, akhirnya aku ikut dengannya, sepatu ku dilepas agar tidak basah Karena banjir, di sepertiga jalan dari sekolah ku, aku bertemu kakek-ku.
Sampailah kami di komplek rumah ku, saat itu air masih sebetis orang dewasa. Itu baru di gerbang komplek, belum kedalamnya rumah ku lumayan jauh dari gerbang komplek lebih tepatnya dekat kali. Kita jalan pelan-pelan melawan arus air banjir, saat kita tiba di pertengahan komplek tak disangka air banjir sudah selutut orang dewasa, arus air banjir saat itu sangat deras.
Aku menggenggam erat tangan kakek ku agar tidak terbawa arus banjir.  Namun naas saat itu arus terlalu deras dan menyebabkan aku terseret arus. Aku terlepas dari genggaman tangan kakek ku, aku tidak ingat apa yang aku rasakan saat itu, yang aku ingat hanya tenggelam kedalam air karena aku tidak bisa berenang, dan terseret arus banjir. Untungnya aku tidak terseret terlalu jauh, ada seseorang yang menangkap aku dari belakang.
Dia adalah tetangga ku, lalu aku digendong sampai ke dalam rumahku. Aku tidak terlalu ingat apa yang aku rasakan saat itu. Setibanya kami di rumah, aku disambut oleh nenekku. Dulu, rumahku belum tingkat, tetangga sebelah rumahku memanggil untuk menawarkan tempat tinggal sementara, atau yang lebih dikenal sebagai tempat mengungsi. 
Aku pun mengungsi sementara di rumah tetangga ku. Kedua orangtuaku tidak dapat pulang, karena semua akses jalan terputus. Waktu menunjukkan pukul 17.00 WIB, airpun mulai surut. Aku pamit pulang kerumah, awalnya tetanggaku tidak mengizinkan karena takut terjadi banir susulan. Tapi, aku tidak betah bila berada dirumah orang tanpa keluargaku. Kakek dan nenek ku lebih memilih untuk bertahan dirumah karena khawatir jika ada orang masuk.
Beberapa warga mulai pulang kerumah masing-masing dari tempat mengungsi sementara, ada yang langsung bersih-bersih rumah begitupun aku membantu nenek membersihkan rumah. Banjir sudah tidak lagi masuk kedalam rumah karena air mulai surut. Namun, orangtuaku tetap gak bisa pulang karena akses jalan masih belum terputus.
Pada tanggal 2 Febuari 2007, pukul 23.00 WIB. Banjir susulan kembali datang, tiba-tiba yang awalnya air hanya setinggi kurang lebih ½ meter, kini meningkat menjadi 1,5 meter. Saat itu aku sudah terlelap, tanpa sadar air sudah membasahi badan ku. Ya, aku tidur diatas air.
Tetangga ku memanggil-manggil Aku, Kakek, dan nenekku. Akhirnya kita bertiga kembali di ungsikan ke rumah tetanggaku. Di waktu yang bersamaan kedua orang tua ku tiba, saat itu lampu sedang padam. Lampu di padamkan sampai keesokkan harinya, gardu dikomplek gagal berfungsi akibat terendam banjir.
Hmmm… Jika harus jujur, sebenarnya aku sering mengalami kesulitan karena harus mengingat lagi kejadian yang sudah lama berlalu secara rinci. Begitulah aku, walaupun aku belum ahli dalam menulis, tetapi aku tetap berusaha untuk bisa. Aku berusaha menceritakannya dengan jujur.
Jujur sebenarnya aku sudah 2 kali mengulang membuat narasi. Kenapa? Karena laptop-ku sedang ngambek. Oke lupakan, sebelum malam jadi larut, sebelum aku nanti dimarahi oleh ketua kelas karena elum mengumpulkan tugas yang sudah deadline, kita lanjut cerita yang hampir selesai.
            Kurang lebih sekitar 15 jam listrik dipadamkan, airpun belum kunjung surut, bantuan dari pemerintah juga belum datang. Kami makan seadanya, hanya Indomie. Selama 3 hari kami berada di rumah tetangga kami karena banjir yang tak kunjung surut. Aktivitas warga lumpuh total.
            Setelah 3 hari berlalu banjir akhirnya surut juga, bisa dibilang surut total. Pasca banjir, di jalan  banyak sampah-sampah berserakan, dan lumpur di mana-mana, jalanan pun yang tadinya halus menjadi rusak.
            Bantuan pun mulai datang, mulai dari pengobatan gratis, sembako, dll. Aku datang ke posko pengobatan untuk meriksa kesehatanku karena dari hari pertama banjir sampai saat ini batukku tak sembuh-sembuh.
            Aku yang hanyut dalam cerita masa laluku pun tersadar dari lamunanku ketika ponsel di sampingku bergetar tanda masuknya notifikasi Line, aku segera membaca grup di Line, ketua kelasku akan mengumpulkan tugas kami.
Banjir 2007 sangat-sangat meninggalkan kenangan bagiku, namun aku harus bersyukur karena aku masih diberi kesempatan hidup. Kejadian itu memberi pelajaran berarti yaitu kita harus saling tolong menolong terhadap sesama yang sedang kesulitan, seperti yg dilakukan tetanggaku kepadaku, dia menolong aku saat tenggelam dan menolong keluargaku dengan menyediakan rumahnya sebagai tempat mengungsi sampai banjir surut.
Melakukan perbuatan baik tidak akan merugikan diri kita, karena perbuatan baik pasti akan dibalas dengan kebaikan.

Selasa, 17 Oktober 2017

Deskripsi

Guru Yang Tak Bisa Saya Lupakan

Aku sering mendengar orang berbicara jika masa SMA adalah masa yang paling bahagia dan masa yang tidak akan pernah kita lupakan. Tetapi jika aku mengingat masa SMA-ku semua yang kualami seperti mimpi buruk karena tugas yang sangat banyak dengan tenggat waktu yang sangat singkat. Salah satu penyebabnya adalah guru yang tidak bisa aku lupakan karena aku dan teman-temanku mengalami banyak kenangan buruk dan juga baik dengannya.
Beliau adalah guru fisika di sekolahku, Bayu Permana namanya. Tetapi, orang-orang memanggilnya Bayu. Beliau adalah guru fisika di SMA Harapan Bangsa. Pak Bayu adalah satu-satunya guru fisika di sekolahku. Beliau sangat terkenal dengan kedisiplinannya. Kalian yang baru mengenal beliau pasti mengira beliau itu galak, seram, menakutkan, itu sih yang aku rasakan saat pertama kali kenal dengan beliau.
Beliau berumur sekitar empat puluh tahun. Rambutnya hitam pendek tetapi kadang beliau memangkas habis rambutnya sampai botak. Beliau mempunyai bentuk wajah yang bulat. Beliau mempunyai mata yang besar, bola matanya berwarna hitam. Hidungnya tidak terlalu mancung namun tidak terlalu pesek juga.
Postur tubuh yang cukup berisi bisa dikatakan gemuk, tingginya sesuai dengan rata-rata. Gaya berpakaiannya seperti layaknya guru, ia selalu mengenakan baju kemeja biru muda. Mungkin, itu baju favorit beliau.
Beliau mempunyai sifat yang disiplin dan tegas. Kami harus tepat waktu jika harus masuk kelas. Sekolah ku mewajibkan muridnya untuk sholat dhuha dan tadarus al-qur’an tiap pagi hari sebelum bel masuk berbunyi dan jika jam pelajarannya mulai di pagi hari, kami harus memakai strategi yang cepat karena jika tidak, ia akan mengunci kelas dan kami tidak diperbolehkan masuk mengikuti pelajarannya,tak jarang kami berlalu ke kelas masih memakai mukena.
 Awalnya aku sangat bersemangat mengikuti pejalaran fisika karena pada saat itu pada kelas satu SMA semester awal aku dan teman-temanku baru belajar bab besaran dan satuan yang bisa dibilang sangat mudah. Ia juga sering bercerita tentang hal-hal lucu yang membuat kami tertawa meskipun tak jarang pembicaraannya di luar topik pembahasan. Tetapi, seiring waktu dia memberikan kami tugas yang sangat banyak sampai kami bingung harus mengerjakan yang mana terlebih dahulu. Jadilah saat kelas sepuluh kami sekelas hanya mendapat nilai pas kkm, sangat menyedihkan.
Semua berubah saat kita semua tahu sifat aslinya saat mengajar. Aku mengakui kalau dia adalah seorang jenius, semua soal rumit bisa dia kerjakan. Setelah beranjak di kelas dua dia mulai memberikan kami banyak cobaan. Mulai dari mengerjakan delapan puluh soal fisika dengan standar olimpiade dengan waktu sehari! Bayangkan siapa yang bisa menyelesaikannya padahal dalam satu hari itu kamu punya empat mata pelajaran yang berbeda dan dengan berbagai macam tugas masing-masing.
Kelasku punya banyak sekali kenagan yang tidak akan terlupakan dengannya pernah waktu itu dia marah dan menumpahkan tempat sampah yang sangat besar ke dalam kelasku dan menyiramkan air satu ember sambil melemparkannya, padahal saat itu kita baru saja habis piket, semua sakit hati dan sedih. Kami tidak  habis pikir mengapa dia begitu.akhirnya kita sekelas bekerja sama membersihkan kelas yang sangat kotor,bau dan juga seperti habis terkena badai. Kalau tidak salah dia melakukan itu empat kali di kelasku.
Beliau juga sering sekali mengirim tugas tambahan untuk kami, terkadang beliau mengirim soal itu lewat group whats app. Pernah saat itu ia mengirim sepuluh soal fisika yang sangat rumit pada jam empat sore dan tenggat waktu jam tujuh malam hari itu juga, kami sangat tertekan saat itu, karena besoknya juga kami akan mengikuti ujian matematika yang gurunya juga termasuk guru sifatya hampir sama dengan guru fisikaku itu.
Jika berbicara tentang matematika, aku teringat dengan guru matematikaku, dia sangat menyebalkan. Beliau sangat terkenal dengan kerapihan siswa. Kalian yang baru mengenal beliau pasti mengira beliau itu baik. Tetapi, beliau mempunyai sifat yang menjengkelkan muridnya, kadang suka ngambek.
Beliau berumur sekitar tiga puluh tahun. Beliau menyukai style dengan rambut hitam pendek klimis disisir rapih. Beliau mempunyai bentuk wajah yang tirus. Beliau mempunyai mata yang besar, bola matanya berwarna hitam. Hidungnya tidak terlalu mancung namun tidak terlalu pesek juga.
Postur tubuh yang kurus bisa, tingginya menjulai tinggi. Gaya berpakaiannya seperti layaknya orang kantoran, ia selalu berpakaian rapih, lengkap dengan dasi dan gesper.
Di kelas, beliau mempunyai aturan saat pelajarannya, yaitu kami harus mempunyai buku akutansi besar untuk menyalin semua yang tertulis di buku latihan dan jika kami mengerjakan tugas harus di salin di buku besar dan semua itu harus memakai soal. Beliau juga sering memberikan kami soal matematika yang sangat banyak dan tenggat waktu yang cepat, bayangkan lima puluh soal matematika harus selesai dalam sehari dan di kumpulkan sore, jadilah kami mencuri waktu mngerjakan matematika di tengah pelajaran yang lain.
Di tahun terakhir SMA kami ia selalu memberikan banyak sekali tugas. Kami sering diberikan soal mendadak dan jumlahnya sangat banyak, bahkan H-2 UN saja kami masih bertarung dengan delapan puluh soal matematika yang dia berikan, awalnya kami seharusnya bisa belajar untuk SBMPTN tapi karena soal yang dia berikan sangat bnyak yang kami tidak bisa membagi waktu jadi kami tidak belajar maksimal untuk SBMPTN.
Masa SMA-ku dan teman-temanku tidak jauh dari bergadang mengerjakan tugas bahkan kami sering harus pulang larut malam jika mengerjakan tugas kelompok dan tertekan karena terlalu banyak tugas dan guru yang tidak pernah mengerti apa yang kita rasakan. Belum lagi sekolah kami ada pelajaran riset yang mengharuskan kami membuat penemuan baru atau menginovasi sesuatu dengan menyusun karya ilmiah berserta prototypenya, dan kami harus mempresentasikannya di depan panelis saat pekan ilmiah.

Sebenarnya banyak sekali pengalaman yang tidak akan pernah aku lupakan tentang guruku yang itu yang tidak akan muat di kertas ini. Dibalik sifat mereka yang tegas dan disiplin saat di dalam kelas, sifat mereka menjadi sangat bertolak belakang di luar kelas, mereka menjadi orang yang sangat ramah dan humoris. Mungkin mereka punya alasan mengapa mereka seperti itu. Tapi aku dan teman-temanku juga menemukan hikmah di balik semuanya, kami jadi terbiasa dengan tugas yang banyak, tenggat waktu yang singkat dan harus mengerjakanya dengan sempurna. Terima kasih pak sudah mengarkan kita banyak hal, dan juga sudah menjadi salah satu yang menjadikan masa SMA-ku menjadi berwarna dan tidak bisa di lupakan.

Rabu, 30 Agustus 2017

Pengalaman menjadi mahasiswa baru



Bagi saya perjalanan menjadi maba dimulai saat kita mengikuti ospek. Kalau di UPJ namanya itu PRIMA, nah gengs jadi ospek itu namanya beda-beda tiap universitas. Yaps,, PRIMA ini ospek se-universitas. Jadi ospeknya tuh dibarengin semua fakultas dan prodi. Ospek se-univ ini berlangsung selama 3 hari. Terus, nanti ada lagi ospek fakultas. Menyenangkan dan berkesan deh. 


Sebelum PRIMA dimulai, kita dikumpulkan dulu untuk mengikuti acara STUDENT DAY, disinilah awal pertamakali saya bertemu dengan teman kelompok saya. Awalnya saya merasa takut, asing, karna tidak ada satu orangpun yang saya kenal, sapai pada akhirnya saya berkenalan sama seorang anak bernama “Kartika nur fauziyah.” Awal saya berkenalan dengannya saya berfikir dia itu anak yang pendiam, namun dugaan saya salah. Setelah saya sehariaan penuh sama dia ternyata kita mempunyai sifat yang sama, anaknya rada-rada gokil. Berawal dari situ kita mulai dekat dan mulai akrab, saling tukar cerita, banyak kejadian gokil yang bikin kita ketawa mulu. itu lah cerita singkat saya tentang teman baru di UPJ.

About Me

       Assalamualaikum wr.wb, perkenalkan nama lengkap saya salwa balqis sulaeman, biasa dipanggil salwa. saya anak pertama dari 2 bersaudara, lahir pada tanggal 3 mei 1999, di Jakarta. Saya bertempat tinggal di daerah Tangerang selatan. Asal sekolah saya Madrasah Aliyah Negeri 10 jakarta. Saat ini saya berkuliah di Perguruan Tinggi Universitas Pembangunan Jaya yang terletak di kawasan Bintaro, jurusan saya Teknik Informatika. Hobbi saya bersepeda, nonton film, makan, tidur, stalking orang kalau bete hehe.


       Saya pernah bercita-cita sebagai dokter, karna menurut saya dokter itu perkerjaan yang mulia. Namun, setelah saya beranjak dewasa saya mengerti perkajaan yang mulia bukan hanya dokter tapi banyak, seiring berjalannya waktu saya memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha. Kenapa saya ingin menjadi seorang pengusaha? Karena kalau saya kerja dalam posisi nyaman, tapi itu nyaman hanya  untuk saya pribadi, sedangkan menurut saya seorang pengusaha itu bisa membuka lapangan perkejaan, dan saya merasa bisa lebih bermanfaat untuk orang-orang.

       Mungkin blog ini akan saya isi dengan cerpen-cerpen, atau puisi,Teman-teman, blog saya mungkin berisi hal “tidak penting” bagi Anda. Mau bagaimana, itulah kebisaan saya. Selamat membaca. Kalau ada komplain, maaf, puisi nggak bisa dikomplain, apalagi didemo. Yang penting tidak menyinggung SARA. Nggak sama sekali. Saya tidak berani.”

Contact me :

email        : salwabalqis55@yahoo.com

IG              : @salwabalqs